Jarak......
Sebuah kata yang tak pernah aku bayangkan akan menjadi bagian perjalananku. Sebuah kata singkat dengan banyak rindu di dalamnya.
Rindu dalam raga yang berjarak, rindu yang sebenarnya ingin sekali aku lawan, namun nyatanya aku hanya mampu menahan.
Rindu yang mengantarkanku pada ketidak berdayaan menahan dan berakhir pada suara lirihku di hamparan sajadah dan memohon pada Pemilikmu agar menjagamu bersama hatimu agar tetap taat pada-Nya.
Jarak ini membuatku mengerti arti penting memelukmu dalam doa.
Terima kasih untuk-Mu wahai pemilik semesta dan pemiliknya. Atas anugerah jarak, rindu, dan cinta yang mengantarkanku pada syukur yg tak henti-hentinya, rasa yang mengantarkanku pada usaha agar selalu saling menjaga karena-Mu.
Kepadamu yg ku harap menjadi partner dalam meraih cinta-Nya.
-26 Maret 2016-