Satu pekan.....
Aku semakin termenung jika mengingat hari itu tiba. Hari dimana aku genap menjadi pribadi yang semakin mapan secara umur.
Di masa lalu, aku selalu tak ingin melewatkan pertambahan usia dengan euforia, kemegahan, dan hingar bingar perayaan.
Kini, aku takut. Apa yg sudah aku lakukan di usia ku yg semakin mapan? Aku bahkan telah banyak Membuang waktu untuk menTuhankan ciptaan Tuhan.
Aku bahkan keras hati, dan menganggap hidup hanya satu kali. Maka bersenang-senanglah dan nikmati seperti remaja lainnya. Aku di masa lalu benar, hidup hanya sekali. Dan aku menikmatinya. Tapi semua tak mampu membuat hatiku bahagia. Hatiku kosong, seperti terdapat sebuah batu mengganjal sudut hatiku. Sesak ku rasakan di tengah kelapangan ku menikmati masa muda, sunyi ku rasakan di tengah kebisingan dunia.
Allahku, apa yg telah aku perbuat selama ini? terlalu jauhkah aku dariMu? Sehingga batu yang megganjal hatiku perlahan menggeser hatiku sesungguhnya. Aku keras hati. Aku mengingkari kebenaranMu.
Maafkan aku, wahai Pengisi Hati yang Maha Teduh. Maafkan selama ini aku menduakanMu. Aku mencintai dunia dan seisinya tapi aku menginkari bahwa Kau pemiliknya. Dan satu-satunya yg layak dicintai.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar