Selasa, 03 Februari 2015

siang tadi

seorang gadis termenung di sudut cafe itu, gadis yang baru saja ditinggalkan kekasihnya. tanpa sadar airmata terjatuh tanpa ampun dari pelupuk matanya. pedih tak berkesudahan, sejak kepergian pencuri sebagian hatinya siang tadi.

sayang, aku akan selalu seperti ini kala kita berpisah, bukan karna aku tak ingin kamu kembali kesana, hanya saja aku takkan siap menghadapi rindu yang membuat aku perih, dan menjadikanku pecandu perih itu. sendirian......

bukan aku tak percaya saat kau jauh, hanya saja aku tak ingin melewati sebuah kisah dalam hidupku bertemankan kerinduan dan khayalanmu di sisiku.

aku akan terus menunggumu dalam rindu, menunggu hingga aku dan kamu menjadi kita kembali,, berjanjilah menghapus airmata ini dengan jemari-jemarimu, seperti siang tadi.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar