Jumat, 13 Februari 2015

tempat singgahmu

aku masih mengingat dengan jelas bagaimana senyummu saat terakhir kali kita berjumpa. aku mengingat itu, karena aku masih ingin menjadi tempat singgahmu.

aku tau, tak mungkin bagiku menjadi tempatmu berhenti, menjadi tujuanmu. namun tak mengapa jika aku hanya sebatas tempatmu singgah, aku akan membuatmu singgah lebih lama saat kamu berhenti padaku lagi. aku akan mencari jutaan cara agar membuatmu lupa akan tujuanmu, dan selalu ingin singgah padaku.

aku takkan berganti menjadi tujuan, jika memang kamu tetap ingin menjadikanku persinggahan saat kau dihempas kehampaan.

tak mengapa bagiku jika memang harus begitu, karena perihal mencinta harusnya memberi bukan? ya, aku memberikanmu tempat singgah yang nyaman, agar kau selalu menjadikanku tujuan untuk singgah. sampai kau mengerti, bahwa singgah adalah satu-satunya tujuanmu.

3 komentar:

  1. Kalau singgah hanyaa jdi sekedar singgah, tanpa menetap memangnya ckup?
    Kadang yg namanya memberi pun ingin balasan, bukan hanya sekedar lelah memberi tanpa tau pasti apa benar kamu itu tujuannya untuk menetap.

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo sekedar singgah :"""" namanya itu pelarian kala lelah. kalo singgah berkali-kali namanya kecanduan berujung tujuan. tsaaaahhhhhh

      Hapus
    2. Pernah disinggahi berkali-kali, namun tidak pernah jadi tujuan. Entah terlalu bodoh atau dinamakan tulus. Sulit membedakannya :')

      Hapus